Ronaldo berpotensi Mendapat hukuman dari otoritas UEFA

Ronaldo berpotensi Mendapat hukuman dari otoritas UEFA

Ronaldo berpotensi Mendapat hukuman dari otoritas UEFA – Aksi bintang sepak bola Cristiano Ronaldo dalam konferensi pers Euro 2020, Senin (16/06/2021), langsung berpengaruh pada turunnya nilai pasar saham Coca Cola hingga US$4 miliar. Sikap Ronaldo yang memindahkan dua botol Coca Cola di depannya dan menggantinya dengan air mineral langsung viral di media sosial.

Kala itu, Ronaldo duduk di samping manajer Portugal Fernando Santos untuk mengikuti konferensi pers menjelang pertandingan Portugal vs Hungaria di ajang EURO 2020. Analis ekuitas di Morningstar Nicholas Johnson mengatakan turunnya saham Coca Cola setelah insiden pemindahan botol oleh Ronaldo merupakan korelasi palsu. “Penurunan kebetulan saham Coca-Cola bisa jadi merupakan korelasi palsu dengan komentar yang dibuat oleh Cristiano Ronaldo,” jelasnya, seperti dikutip dalam Business Insider, Selasa (17/6/2021).

Nicholas menjelaskan selebriti memainkan Aplikasi Poker77 peran dalam memposisikan merek di benak konsumen, tetapi sejauh ini jauh lebih terbatas untuk merek ikonik seperti Coca-Cola. Namun menurutnya, penggemar paling setia Ronaldo pun tidak akan berhenti meminum minuman tersebut karena insiden tersebut. Atas aksi ini, tidak cuma Ronaldo saja yang bisa dapat hukuman. Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) juga berpeluang mendapatkan sanksi.

1. UEFA sudah punya perjanjian dengan Coca-Cola
Waduh! Ronaldo Bisa Kena Sanksi Gara-gara Singkirkan Botol Coca-Cola

Dalam sebuah penjelasan di situs UOL, disebutkan UEFA memang sudah memiliki aturan tersendiri yang mengatur kerja sama dengan sponsor. UEFA juga sudah punya aturan soal hak komersial serta hak siar bagi media yang menayangkan Euro 2020.

“UEFA memiliki aturan mengenai hubungan dengan sponsor, termasuk tentang hak komersial dan hak siar dari media yang menayangkan Piala Eropa 2020. Alhasil, setiap asosiasi yang ikut turnamen ini harus menuruti aturan tersebut,” tulis Marcel Belfiore, Konsultan Hukum Olahraga asal Brasil.

2. Ronaldo dan FPF berpotensi kena hukuman
Waduh! Ronaldo Bisa Kena Sanksi Gara-gara Singkirkan Botol Coca-Cola

Nah, menilik aturan UEFA tersebut, tindakan Ronaldo menyingkirkan dua botol Coca-Cola dari meja saat konferensi pers merupakan tindakan yang melanggar perjanjian UEFA dengan sponsor. Belfiore mengungkapkan, UEFA berhak memberikan hukuman kepada FPF, kemudian FPF juga bisa menjatuhkan hukuman pada Ronaldo.

“Saya tidak meragukan bahwa ada pelanggaran yang dilakukan oleh Ronaldo dari tindakannya ini. Oleh karenanya, UEFA berhak memberikan hukuman kepada FPF, dan nantinya FPF juga bisa memberikan hukuman kepada Ronaldo, apalagi perbuatannya sudah menimbulkan kerugian tersendiri,” ujar Belfiore.

3. Ronaldo dikenal sebagai pemain bola antiminum soda dan alkohol
Waduh! Ronaldo Bisa Kena Sanksi Gara-gara Singkirkan Botol Coca-Cola

Memang, sepanjang karier sebagai pemain, Ronaldo dikenal sebagai pemain yang jarang meminum minuman bersoda serta alkohol. Masih dalam sesi jumpa pers yang sama, selepas menyingkirkan dua botol minuman bersoda, ia langsung menaruh sebotol air mineral di hadapannya.

“Air mineral! Coca-Cola, ugh,” ujar Cristiano Ronaldo di depan kamera. Aksi yang pada akhirnya memberikan dampak buat Coca-Cola.

Coca-Cola merupakan sponsor resmi turnamen UEFA Euro 2020. Dilansir dari Business Insider, pihak Coca-Cola mengatakan setiap orang berhak atas preferensi minuman mereka dan memiliki selera dan kebutuhan yang berbeda.

Seorang juru bicara Euro 2020 meluruskan, pemain ditawari air, bersama Coca-Cola dan Coca-Cola Zero Sugar, pada saat kedatangan di konferensi pers. Ronaldo sebelumnya telah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap Coca-Cola serta makanan dan minuman tidak sehat lainnya. Rutinitas kebugarannya dikatakan melibatkan makan enam kali dan tidur siang lima kali dalam sehari.