Para Pemain Basket yang Akan Menjadi Raja Rebound Musim ini

Para Pemain Basket yang Akan Menjadi Raja Rebound Musim ini

Para Pemain Basket yang Akan Menjadi Raja Rebound Musim ini – Melambung (rebound) adalah suatu istilah dalam permainan bola basket di mana seorang pemain menangkap atau mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk yang ditembakkan oleh pemain lain.

Pebasket yang melakukan Rebound kebanyakan adalah yang berada posisi  Center (tengah) dan Power Forward. Karena rebound lebih efektif untuk orang yang bertubuh lebih tinggi dan yang lebih dekat dengan ring basket. Rebound merupakan bagian penting dalam sebuah pertandingan basket.  Sebab, dengan rebound, tim tersebut seperti punya kesempatan kedua untuk mencetak angka.

Di sisi lain ini juga bisa mencegah lawan untuk bisa menguasai bola dan melakukan serangan balik. Para big man selalu menjadi raja dalam perolehan rebound setiap musimnya. Pada musim lalu gelar pencetak rebound terbanyak menjadi milik pemain Atlanta Hawks, Clint Capela.

1. Nikola Vucevic (Chicago Bulls)
5 Pemain NBA Ini Diprediksi Jadi 'Raja' Rebound di Musim 2021/2022

Nikola Vucevic sudah terkenal memiliki kemampuan rebound yang hebat, bahkan sejak membela Orlando Magic. Pemain asal Serbia ini bahkan kerap mencetak dua digit rebound dalam sedekade terakhir bermain di NBA.

Musim lalu saja bersama Chicago Bulls, Vucevic mampu mencatatkan 11,7 rebound per game. Catatan rebound terbanyak milik Vucevic adalah saat ia membuat 29 rebound dalam satu pertandingan saat masih berkostum Magic di tahun 2012.

2. Giannis Antetokounmpo (Milwaukee Bucks)
5 Pemain NBA Ini Diprediksi Jadi 'Raja' Rebound di Musim 2021/2022

Giannis baru saja mencapai prestasi terbaiknya musim lalu dengan membawa Milwaukee Bucks menjadi juara NBA. Selain handal dalam mencetak poin, peraih dua gelar MVP ini ternyata juga punya catatan mengagumkan soal rebound.

Musim lalu pemain asal Yunani ini menjadi pencetak rebound terbanyak ketujuh dengan rataan 11 rebound per game. Bahkan di babak playoff catatannya meningkat menjadi 12,8 rebound per game. Giannis sendiri selalu membuat rataan dua digit rebound sejak musim 2017/2018.

3. Nikola Jokic (Denver Nuggets)
5 Pemain NBA Ini Diprediksi Jadi 'Raja' Rebound di Musim 2021/2022

Terpilih di posisi ke-41 pada NBA draft tahun 2014 oleh Denver Nuggets, siapa sangka kini ia menjadi salah satu pemain terbaik di liga. Terbukti musim lalu pemain asal Serbia ini berhasil dinobatkan sebagai MVP. Gaya bermainnya yang tak seperti center lain menjadikannya cukup unik.

Terkenal akan kemampuan mengumpannya yang brilian, namun sebagai seorang center skil rebound miliknya juga sangat baik. Musim lalu ia sukses membuat rataan 10,8 rebound per game. Dengan performa gemilangnya musim lalu, Nuggets diharapkan mampu berbicara lebih banyak musim depan.

4. Clint Capela (Atlanta Hawks)
5 Pemain NBA Ini Diprediksi Jadi 'Raja' Rebound di Musim 2021/2022

Kedatangan Clint Capela ke Atlanta Hawks sukses membuat tim ini menjadi kejutan musim lalu dengan mencapai babak final wilayah timur. Peran Capela sangat terasa, sebab musim sebelumnya Hawks hanya bergantung pada Trae Young dan John Collins.

Capela sendiri musim lalu tampil gemilang dan menjadi pencetak rebound terbanyak, ia membuat rataan 14,3 rebound per game. Catatannya ini merupakan rekor baru dalam sejarah Hawks, melewati Dikembe Mutombo dengan 14,1 rebound per game. Maka tak heran ia masih dijagokan menjadi raja rebound musim ini.

5. Rudy Gobert (Utah Jazz)
5 Pemain NBA Ini Diprediksi Jadi 'Raja' Rebound di Musim 2021/2022

Performa gemilang Rudy Gobert musim lalu sukses membuat Utah Jazz menjadi pemuncak wilayah barat. Pemain asal Prancis ini memang terkenal akan kemampuan bertahannya yang luar biasa, hal itu ia buktikan dengan gelar Defensive Player of The Year musim lalu.

Selain itu, Gobert juga bisa dibilang master dalam hal rebound, musim lalu saja ia mencatatkan 13,5 rebound per game. Sayang, hal tersebut tak mampu membawa Jazz melangkah jauh di babak playoff. Menarik melihat apa yang bisa dilakukannya musim depan untuk Jazz.

Rebound terbagi menjadi 2 jenis, yaitu: Offensive Rebound dan Defensive Rebound. Offensive Rebound terjadi jika pemain mendapatkan bola pantul yang tidak masuk yang ditembak oleh teman, sedangkan Defensive Rebound terjadi jika pemain mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk yang ditembak oleh pihak lawan.

Biasanya Defensive Rebound lebih banyak dibanding Offensive Rebound dalam suatu pertandingan dikarenakan pebasket itu lebih dekat dengan ring basket dibanding pihak lawan. Keseluruhan jumlah rebound dalam satu tim selama satu pertandingan disebut Team Rebound, dan rata-rata jumlah rebound yang dilakukan seorang pemain setiap pertandingan disebut RPG (Rebound Per Game).