Inilah Tips Menangani Cedera pada Olahraga

Inilah Tips Menangani Cedera pada Olahraga

Inilah Tips Menangani Cedera pada Olahraga – Cedera atau luka adalah sesuatu kerusakan pada struktur atau fungsi tubuh karena suatu paksaan atau tekanan fisik maupun kimiawi. Olahraga menjadi kegiatan yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara psikis. Namun, kegiatan ini tentu tidak terlepas dari risiko cedera. Jika sudah begini, penanganan cedera olahraga yang tepat pun penting untuk dilakukan.

Cedera yang terjadi ketika olahraga dapat menyebabkan berbagai gejala pada tubuh, mulai dari kemerahan, bengkak, panas, hingga timbul rasa sakit. Gejala tersebut muncul sebagai reaksi tubuh memperbaiki jaringan otot yang rusak. Lalu, bagaimana cara menangani cedera yang tepat? Cara penanganan cedera olahraga yang paling utama dilakukan adalah dengan menghentikan aktivitas olahraga tersebut.

Memaksakan tetap berolahraga saat terjadi cedera malah dapat memperburuk kondisi tubuh. Lebih lanjut, Dilansir dari Apk IDN Poker777 Indonesia Fitness Trainer Association (APKI) menyatakan bahwa cara penanganan cedera saat olahraga dapat dilakukan dengan metode RICE, yaitu Rest, Ice, Compression, dan Elevation.

1. Rest

Bebas dari Pekerjaan, Ini 6 Manfaat Istirahat di Weekend

Istirahat adalah aktivitas yang juga melibatkan mental, bukan hanya fisik saja. Jika Anda melakukan kegiatan-kegiatan seperti bermain gadget atau menonton televisi saat beristirahat, Anda hanya merangsang aktivitas mental yang kontraproduktif untuk beristirahat. Rest berarti mengistirahatkan bagian tubuh yang mengalami cedera. Waktu istirahat tergantung pada berat atau ringannya cedera yang dialami. Istirahat ini bertujuan mencegah bertambah parahnya cedera dan mengurangi aliran darah ke bagian tubuh yang cedera.

2. Ice

Kompres Dingin Sebagai Pertolongan Pertama Untuk Cedera

Kompres es bertujuan untuk mengurangi peradangan, perdarahan ke dalam jaringan, serta kejang dan nyeri yang ditimbulkan. Suhu rendah pada es merangsang ukuran pembuluh darah menyempit dan memperlambat aliran darah pada lokasi cedera. Ice berarti menaruh kompres es pada bagian tubuh yang mengalami cedera. Waktu pemberian kompres es ini tidak boleh terlalu lama karena dapat memicu vasodilatasi atau pelebaran pemburuh darah berlebih, serta meningkatnya aliran darah yang dapat menyebabkan bagian cedera terasa panas.Kompres es ini bertujuan ‘mengunci’ bagian tubuh yang cedera, mengurangi nyeri karena dapat mematirasakan ujung saraf, serta mencegah pembengkakan pada bagian tubuh yang cedera.Perhatikan hal-hal berikut ini sebelum memberikan kompres es.

  • Kompres es bisa dilakukan dengan menggunakan ice pack atau kantong plastik dan dibalut dengan handuk.
  • Tempelkan kompres es selama 2-3 menit, jangan terlalu lama.
  • Lepas sementara kompres es jika sudah merasa kesemutan atau pucat pada bagian cedera, atau hentikan sampai pembengkakan tidak bertambah.

Lalu, bagaimana halnya dengan kompres hangat? Kompres hangat dapat mengakibatkan pelebaran pembuluh darah sehingga malah membuat cairan radang masuk kembali ke pembuluh darah.Namun, kompres hangat bisa ditempelkan dengan beberapa catatan berikut ini.

  • Kompres ditempelkan setelah fase akut atau 2-3 hari setelah cedera terjadi.
  • Kompres ditempelkan setelah bengkak sudah tidak bertambah.
  • Kompres bisa dihangatkan dengan uap panas atau direndam di air hangat.
  • Kompres dapat dibuat menggunakan larutan garam untuk mengurangi bengkak.
3. Compression

Nutrisi - Jenis-jenis Membungkus atau Membalut Luka - SehatFresh.Com

Compression berarti membalut dan menekan bagian tubuh yang mengalami cedera untuk menghentikan perdarahan dan mengurangi pembengkakan. Pembalutan dapat digunakan dengan kassa atau pembalut tekan elastis.Saat melakukan pembalutan, pastikan bagian tubuh yang dibalut terasa nyaman. Jadi, jangan sampai balutan terlalu menekan. Penekanan dapat dilakukan dari bawah ke atas. Jika terlalu menekan, akan timbul mati rasa pada bagian ujung cedera dan kulit terlihat pucat.

4. Elevation

Panduan Untuk Cidera Olahraga, dari Pencegahan Hingga Penanganannya

Elevation berarti meninggikan posisi bagian tubuh yang mengalami cedera dari jantung. Hal ini bertujuan mengurangi aliran darah ke bagian cedera, sehingga meredakan peradangan serta perdarahan, dan aliran darah pun bisa kembali lancar.Cara penanganan cedera tersebut merupakan pertolongan pertama yang bisa Anda dilakukan saat olahraga. Jika kondisi tidak kunjung membaik, ada baiknya Anda mendatangi pusat pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, sesuai dengan tingkat cedera yang dialami.