Enam Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi

Enam Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi

Enam Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi – Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari vagina yang terjadi diakibatkan siklus bulanan alami pada tubuh wanita. Selain mood yang tidak stabil, kram dan nyeri perut adalah hal yang rutin dialami hampir semua perempuan setiap siklus menstruasi. Menurut Women’s Health Concern, sekitar 80% perempuan mengalami nyeri haid pada beberapa fase dalam hidupnya.

Siklus ini merupakan proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan. Persiapan ini ditandai dengan penebalan dinding rahim (endometrium) yang berisi pembuluh darah. Namun sebagaimana dilansir laman PharmEasy, olahraga justru terbukti bermanfaat untuk meringankan berbagai gejala akibat siklus menstruasi. Penelitian menunjukkan bahwa berbagai gejala seperti kram atau nyeri perut, kembung, sakit kepala, mood swing, cepat lelah, dan lain-lain saat haid disebabkan oleh adanya perubahan fisik dan hormonal.

Berolahraga juga dapat meningkatkan produksi hormon endorfin dan mengurangi iritabilitas serta rasa sakit, sehingga bisa membantu meningkatkan mood. Nah, berikut ini enam jenis olahraga ringan yang bisa kamu coba.

1. Berjalan kaki
Wanita Wajib Tahu! 6 Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi

Jalan kaki ringan di sekitar area rumah adalah opsi olahraga terbaik dan sederhana yang dapat kamu lakukan selama menstruasi. Dalam studi yang diterbitkan oleh Journal of Obstetrics and Gynaecology di tahun 2015, diketahui bahwa olahraga aerobik ringan seperti jalan kaki dapat menurunkan gejala menstruasi secara signifikan.

Selain membantu paru-paru bekerja lebih baik, berjalan kaki juga dapat membakar beberapa kalori dan meningkatkan sekresi endorfin. Endorfin adalah hormon alami tubuh yang membuat seseorang merasa senang, sehingga bisa membantu meningkatkan suasana hati saat menstruasi.

2. Jogging
Wanita Wajib Tahu! 6 Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi

Sama seperti berjalan kaki, lari santai atau jogging adalah salah satu bentuk latihan aerobik ringan yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Jurnal penelitian lainnya oleh Disability and Rehabilitation pada 2015 menunjukkan bahwa olahraga lari di treadmill efektif untuk mengurangi rasa sakit akibat kram menstruasi.

Namun, jangan lupa untuk tetap berhati-hati untuk tidak melakukan jogging secara berlebihan. Bagi beberapa orang, periode menstruasi mungkin kurang tepat untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Jika sudah merasa cukup lelah, jangan lupa istirahat ya!

3. Yoga
Wanita Wajib Tahu! 6 Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi

Secara sains, banyak studi telah membuktikan manfaat yoga bagi nyeri menstruasi, salah satunya yaitu penelitian oleh Jennifer Oates pada The Journal of Alternative and Complementary Medicine. Yoga menggabungkan teknik pernapasan dalam atau pernapasan diafragma (deep breathing). Teknik ini dapat membantu meringankan efek kekurangan oksigen ke jaringan sebagai salah satu penyebab utama kram haid.

Selain itu sebagaimana dilansir laman PharmEasy, berbagai pose yoga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membantu merilekskan tubuh. Yang gak kalah penting, dapat meredakan gejala menstruasi seperti kram dan kembung. Selain itu, yoga juga dapat merilekskan suasana hati yang mudah berubah-ubah melalui latihan peregangan dan pernapasan.

4. Pilates

Wanita Wajib Tahu! 6 Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi

Serupa namun tak sama, selain yoga kamu juga bisa mencoba olahraga pilates. Jika yoga fokus pada meditasi, maka pilates lebih berfokus pada aktivitas fisik untuk merilekskan dan melatih stamina tubuh.

Riset yang diterbitkan pada Journal of Isfahan Medical School menyatakan bahwa dibandingkan aktivitas aerobik, pilates lebih baik dalam meredakan gejala fisik dan psikologis menstruasi, mengurangi stres, dan menyeimbangkan bahan kimia otak. Untuk mengurangi kram menstruasi, kamu bisa menyesuaikan target latihan gerakan pilates pada kelompok otot tertentu sesuai kebutuhan.

5. Renang
Wanita Wajib Tahu! 6 Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi

Sebagian orang mungkin menganggap berenang saat menstruasi adalah hal yang tidak biasa. Namun tenang, sebagaimana dilansir Insider, berenang saat menstruasi tetap aman dan tidak akan meningkatkan risiko infeksi. Tekanan air sebenarnya dapat mengurangi aliran darah yang keluar, namun kamu juga bisa tetap mengenakan produk menstruasi seperti tampon atau menstrual cup.

Renang adalah salah satu olahraga paling santai, ringan, dan lembut yang bisa kamu lakukan. Selain itu, jurnal penelitian dari Archives of gynecology and obstetrics tahun 2018 menunjukkan bahwa olahraga renang dapat meringankan gejala fisik dan psikologis menstruasi, seperti kecemasan, depresi, perubahan mood, sakit kepala, kram, dan lainnya.

6. Stretching
Wanita Wajib Tahu! 6 Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menstruasi

Jika kamu terlalu mager untuk melakukan olahraga lainnya, maka stretching atau peregangan ringan sudah lebih dari cukup dibanding hanya berguling di tempat tidur. Kram perut memang menyakitkan, namun sedikit peregangan dapat membantu meredakan gejalanya.

Bahkan dibandingkan obat pereda nyeri seperti asam mefenamat, riset oleh Oman Medical Journal membuktikan bahwa stretching dapat mengurangi gejala nyeri haid. Tidak perlu mencoba gerakan rumit, cukup lakukan peregangan sederhana sambil menarik napas dalam-dalam untuk merilekskan otot-otot tubuh.