Debut Tujuh Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo

Debut Tujuh Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo

Debut Tujuh Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo – Bulu tangkis adalah suatu olahraga yang menggunakan alat yang berbentuk bulat dengan memiliki rongga rongga di bagian pemukulnya. Dan memiliki gagang. Alat ini dikenal dengan nama raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.

Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan (“kok” atau “shuttlecock“) melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama. Bagi sebagian atlet, Olimpiade Tokyo 2020 mungkin bukan gelaran olimpiade pertama yang diikuti.

Namun, 7 dari 11 atlet tepok bulu Indonesia yang akan bertolak ke Jepang, akan menjalani debutnya di ajang idn poker app Olimpiade tahun ini. Termasuk di dalamnya pasangan ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Sebagian besar di antaranya bahkan berstatus unggulan.

1. Anthony Sinisuka Ginting
7 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Jalani Debut di Olimpiade Tokyo 2020

Anthony Sinisukaa Ginting dipastikan lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dengan mengumpulkan total 75.332 poin.

Seluruh poin tersebut diraih Ginting, sapaan akrab Anthony, lewat 17 turnamen yang dilakoninya sepanjang masa kualifikasi menuju Olimpiade.

Penepok bulu tunggal putra nomor wahid Indonesia ini akan jalani debut di Olimpiade dengan berada di urutan kelima klasemen olimpiade versi BWF.

2. Jonatan Christie
7 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Jalani Debut di Olimpiade Tokyo 2020

Menyusul Ginting, Indonesia sukses mengirimkan Jonatan Christie menjadi wakil tunggal putra kedua di ajang Olimpiade.

Jojo, sapaan akrab Jonatan, mengumpulkan 72.940 poin dari 17 turnamen yang sudah dijalaninya dan memastikan diri akan debut di ajang Olimpiade.

Jojo berada di peringkat ke-7 klasemen tunggal putra, dua peringkat di bawah Ginting dan tepat satu peringkat di bawah juara bertahan asal Tiongkok, Chen Long.

3. Gregoriaa Mariska Tunjung
7 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Jalani Debut di Olimpiade Tokyo 2020

Gregoria Mariska Tunjung jadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia yang sukses mengantongi tiket kualifikasi untuk bertarung di Olimpiade Tokyo 2020.

Gregoria berada di peringkat ke-15 kualifikasi tunggal putri untuk Olimpiade. Gregoria mengumpulkan 45.200 poin dari total 18 turnamen yang dijalaninya.

4. Apriyani Rahayu
7 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Jalani Debut di Olimpiade Tokyo 2020

Apriyani Rahayu akan menjalani debutnya di perhelatan olahraga akbar dunia Olimpiade Tokyo 2020. Bersama Greysia Polii, pasangan Greysia/Apriyani menjadi wakil tunggal sektor ganda putri Indonesia di perhelatan ini.

Greysia/Apriyani meraih hasil yang terbilang cukup baik selama beberapa pertandingan belakangan. Keduanya berhasil mengumpulkan 67.805 poin dari total 18 turnamen yang dijalani.

Greysia/Apriyani menduduki peringkat ketujuh dalam klasemen ganda putri.

5. Melati Daeva Oktavianti
7 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Jalani Debut di Olimpiade Tokyo 2020

Berpasangan dengan Praveen Jordan yang sudah pernah mencicipi pertandingan sekelas Olimpiade, atlet tepok bulu ganda campuran Melati Daeva Oktavianti akan menjalani debutnya.

Pasangan Praveen/Melati yang juga dijuluki “honey couple” ini mengumpulkan 77.487 poin dari 17 pertandingan selama masa kualifikasi Olimpiade.

6. The Minions
7 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Jalani Debut di Olimpiade Tokyo 2020

Pasangan ganda putra terbaik dunia asal Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Macus Fernaldi Gideon dipastikan akan tampil di ajang Olimpiade Tokyo 2020. The Minions, begitu kedunya akrab disapa menjadi ungguln pertama dalam turnamen ini dengan total 106.858 poin dari 16 turnamen yang sudah dilakoni.

Jalani debut di Olimpiade, The Minions juga jadi satu-satunya wakil Indonesia yang siap tempur tanpa bekal turnamen jelang Olimpiade. Setelah absen dari turnamen Asia pada awal 2021 lalu, langkah Indonesia terhenti cepat di All England 2020. The Minions juga jadi salah satu harapan terbesar Indonesia untuk mempertahankan tradisi emas di cabang olahraga bulu tangkis.

Olahraga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Tiongkok. Di Tiongkok, terdapat permainan yang disebut Jianzi, yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, koknya dimanipulasi dengan kaki. Objektif permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.