Beberapa Tips yang Dapat Dilakukan Sebelum Melakukan Jogging

Beberapa Tips yang Dapat Dilakukan Sebelum Melakukan Jogging

Beberapa Tips yang Dapat Dilakukan Sebelum Melakukan Jogging – Lari laun atau joging adalah bentuk berlari dengan langkah perlahan atau santai. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kebugaran fisik dengan tekanan yang lebih sedikit pada tubuh daripada berlari lebih cepat, tetapi lebih dari berjalan, atau untuk mempertahankan kecepatan tetap untuk jangka waktu yang lebih lama.

Joging menjadi salah satu olahraga murah dan mudah yang bisa dilakukan hampir semua orang. Namun, banyak di antara kita yang malas joging, karena baru sebentar joging tubuh sudah terasa lelah.

Joging atau lari memang salah satu olahraga yang menuntut kemampuan otot kaki dan kemampuan pengaturan napas yang baik. Selain pemanasan, tentu ada hal lain yang perlu disiapkan supaya gak mudah capek ketika joging. Nah, kami punya tips yang perlu kami lakukan supaya gak mudah capek.

1. Lakukan pemanasan dengan baik
5 Tips Joging supaya Gak Gampang Capek, Wajib Coba

Pemanasan memegang peranan penting biar kamu gak mudah capek dan terhindar dari cedera. Dengan pemanasan yang baik, otot kaki dan bagian tubuh lain gak akan kaget ketika joging.

Dengan pemanasan, kamu gak mudah capek, bisa joging dengan jarak relatif jauh dalam waktu yang lama. Selain pemanasan, kamu juga perlu melakukan pendinginan agar gak terjadi cedera setelah joging.

2. Gunakan sepatu lari
5 Tips Joging supaya Gak Gampang Capek, Wajib Coba

Hal ini sering sekali diabaikan beberapa orang yang melakukan joging. Tak jarang kita menemui orang-orang berolahraga dengan sepatu sembarangan. Padahal sepatu lari sudah dirancang khusus untuk meredam getaran antara kaki dan permukaan yang kita injak.

Penggunaan sepatu yang sesuai bermanfaat agar kaki kita terhindar dari cedera, gak mudah capek, dan melindungi sendi-sendi di bagian kaki. Maka dari itu, jangan asal-asalan dalam memilih sepatu.

3. Atur napas secara teratur
5 Tips Joging supaya Gak Gampang Capek, Wajib Coba

Sebagai salah satu olahraga kardio atau yang menitikberatkan pada kerja jantung dan paru-paru, pengaturan napas menjadi kunci agar kita menikmati joging. Ketika kita sudah bisa mengatur napas dengan baik, maka kita gak mudah sesak ketika berlari. Napas yang teratur akan membuat kita gak gampang capek saat berlari.

Menurut beberapa pelari, ritme napas terbaik adalah per tiga langkah. Maksudnya, setelah kamu melangkah tiga kali, segeralah ambil napas, dan begitu seterusnya. Lakukan hal tersebut secara konsisten supaya napasmu bisa teratur sehingga jarak yang ditempuh makin jauh.

4. Jaga ritme langkah
5 Tips Joging supaya Gak Gampang Capek, Wajib Coba

Ketika joging, kamu gak perlu tergesa-gesa dalam melangkah. Atur langkah secara perlahan dan temukan ritme langkah sesuai kemampuanmu.

Dengan langkah yang stabil akan membuat kerja jantung dan paru-paru gak terlalu berat sehingga gak mudah lemas ketika berlari. Ritme stabil juga akan mengurangi risiko kaki pegal saat berlari.

5. Jangan begadang
5 Tips Joging supaya Gak Gampang Capek, Wajib Coba

Lari membutuhkan kondisi fisik yang prima, maka usahakan jangan begadang ketika kamu berencana untuk joging.  Begadang akan membuat fisik menjadi lemah dan tekanan darah menjadi rendah. Hal ini membuat kamu akan cepat capek dan lemas ketika joging.

Istirahat yang cukup dan jangan lupa menjaga asupan kalori. Dengan persiapan yang matang, joging bukanlah hal yang berat, melainkan aktivitas yang menyenangkan untuk dilakukan.

Lakukan tips di atas agar jogingmu gak mudah capek. Makin sering berlatih, kemampuanmu akan bertambah baik dan fisik akan bertambah kuat, sehingga gak gampang capek ketika joging. Ada yang hobi joging?

Lari laun juga dapat digunakan ketika pemanasan atau pendinginan untuk pelari, sebelum atau setelah latihan atau perlombaan. Ini sering digunakan oleh pelari yang serius sebagai sarana pemulihan aktif semasa latihan interval. Misalnya, pelari yang menyelesaikan latihan ulang 400 meter yang cepat dengan kecepatan kurang dari 5 menit (3 menit km) dapat menurunkan kecepatan lari laun menjadi 8 menit mil (5 menit km) untuk putaran pemulihan.

Lari laun dapat digunakan sebagai metode untuk meningkatkan daya tahan atau untuk menyediakan sarana latihan kardiovaskular tetapi dengan tekanan yang lebih sedikit pada sendi atau desakan pada sistem peredaran darah.