Thailand Berencana Untuk Menunda Balapan MotoGP di Buriram

Thailand Berencana Untuk Menunda Balapan MotoGP di Buriram

Thailand Berencana Untuk Menunda Balapan MotoGP di Buriram – Grand Prix sepeda motor Thailand adalah acara MotoGP yang dijadwalkan dan dimulai pada 2018, setelah menandatangani kontrak tiga tahun untuk bergabung dengan kalender kejuaraan MotoGP.

Perlombaan akan diadakan di Chang International Circuit dekat kota eponymous di Provinsi Buriram. Perhatikan bahwa beberapa negara di MotoGP memiliki batasan pada iklan alkohol, sehingga rangkaian tersebut dirujuk oleh nama non-komersialnya. Gelaran MotoGP Thailand di musim 2021 yang sedianya akan dilaksanakan di Sirkuit Internasional Buriram, 15 hingga 17 Oktober mendatang, terancam ditunda.

Jika terjadi, hal tersebut dapat mengubah lagi sisa kalender MotoGP 2021. Dilansir Crash, dikabarkan pemerintah Thailand sedang berencana untuk menunda balapan MotoGP di idn poker Buriram. Penundaan ini sendiri akan jadi yang kedua kalinya secara dua tahun berturut-turut, setelah pada 2020 juga terjadi hal serupa.

1. Kasus COVID-19 di Thailand sedang meninggi
Tanpa Lockdown, Begini Cara Thailand Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Salah satu faktor yang jadi pertimbangan pemerintah Thailand menunda MotoGP 2021 di negaranya, adalah karena kasus COVID-19 di sana tengah meningkat. Per Senin (19/7/2021) sore, dilansir Worldometer, kasus COVID-19 di Thailand mengalami peningkatan sebanyak 11.784 kasus.

Total, saat ini kasus COVID-19 di Thailand berada di angka 415.170 kasus, dengan jumlah kematian sebanyak 3.422 jiwa. Belum lagi, program vaksinasi dan karantina yang diterapkan di Thailand juga tidak berjalan maksimal. Alhasil, MotoGP 2021 masih dalam keraguan.

2. Gagalnya MotoGP 2021 Thailand bisa ganggu kalender lain
MotoGP Thailand Musim 2021 Terancam Ditunda

Jika nantinya seri Thailand ditunda, hal itu bisa mengubah kembali sisa kalender MotoGP 2021 yang sudah ada. Sebelumnya, perubahan terjadi gara-gara MotoGP Australia di Philip Island tidak bisa terlaksana.

Seri yang akan terkena efeknya adalah MotoGP Malaysia di Sepang. Sebab, seri Malaysia sendiri hanya berselang satu minggu dari MotoGP Thailand. Bisa jadi, MotoGP Malaysia akan mengalami pemunduran atau malah dimajukan jadwalnya.

Akan tetapi, Malaysia juga saat ini tengah mengalami problem serupa dengan Thailand. Jika sampai Oktober 2021 belum teratasi, bisa jadi musim ini tidak akan ada lagi gelaran MotoGP di Asia Tenggara, sama seperti musim lalu.

3. MotoGP Thailand bukukan banyak penonton
MotoGP Thailand Musim 2021 Terancam Ditunda

Setelah bergabung ke dalam kalender MotoGP per 2018, Sirkuit Internasional Buriram mulai mendapatkan perhatian. Mereka jadi opsi lain bagi pecinta MotoGP untuk menyaksikan balapan secara langsung, selain di Sepang, Malaysia.

Pada 2019, MotoGP Thailand membukukan total penonton tertinggi sepanjang musim, yakni 226.655 orang, dengan total pendapatan sebesar 95 juta euro. Sayang, situasi pandemik COVID-19, sampai kini, membuat nasib Buriram masih tidak menentu.

Thailand akhirnya melarang pertemuan publik secara nasional dan sedang mempertimbangkan lebih banyak pembatasan pergerakan. Hal ini dilakukan setelah Satgas Covid-19 melaporkan rekor jumlah kasus baru dan kematian pada hari ini.

Sabtu (17/7), Satgas Covid-19 Thailand mengumumkan 10.082 kasus virus corona baru dan 141 kematian baru. Ini membuat jumlah total infeksi menjadi 391.989 kasus dan 3.240 kematian akibat Covid-19 sejak pandemi dimulai.