Mantan Juara Paul Lumihi Bertekad Meraih Kemenangan di MMA

Mantan Juara Paul Lumihi Bertekad Meraih Kemenangan di MMA

Mantan Juara Paul Lumihi Bertekad Meraih Kemenangan di MMA – Juara OPMMA Featherweight Paul Lumihi dibesarkan dalam lingkungan yang sangat keras, dimana ia harus menjaga adik-adiknya dan berusaha mandiri sejak kecil. Ia memulai perjalanannya di dunia bela diri pada saat ia berlatih kung fu di sekolah menengah pertama, bersama ayah dan beberapa saudaranya.

Paul “The Great King” Lumihi akan menjalani sebuah laga MMA penting. Ia mesti menghadapi petarung debutan dari Filipina, Jhanlo Mark Sangiao, di ONE: WINTER WARRIORS II. Mantan juara OnePride MMA ini bertekad meraih kemenangan internasional perdana.

Ia terpaksa menelan pil pahit dalam empat laga sebelumnya di pentas global ONE Championship. Jhanlo sendiri adalah calon bintang masa depan yang masih berusia 19 tahun. Kemenangan atas seorang atlet yang digadang-gadang sebagai calon juara tentu akan download idn poker 88 menaikkan kembali nama Paul.

1. Lebih berpengalaman
4 Alasan Mengapa Paul Lumihi bisa Kalahkan Jhanlo

Paul adalah petarung berpengalaman. Ia memegang rekor tujuh kemenangan beruntun di kancah MMA nasional selama berkiprah di OnePride, yang menjadikannya juara divisi featherweight (kelas bulu).  Selain itu, ia telah menjalani 11 laga profesional dalam MMA.

Pria 33 tahun ini tentu lebih banyak makan asam garam dibandingkan sang calon lawan yang baru menjalani tiga laga profesional. Paul mungkin akan menjadi seorang guru yang bisa memberi pelajaran berharga bagi Jhanlo.

2. Bangkit dari kekalahan
4 Alasan Mengapa Paul Lumihi bisa Kalahkan Jhanlo

Motivasi Paul tengah meninggi karena ia lebih membutuhkan kemenangan dibandingkan sang rival. Menelan kekalahan beruntun tentu bukan sebuah opsi bagi Paul. Hal itu akan ia buktikan dalam laga mendatang. Ia mengatakan ingin menjadi orang Indonesia pertama yang mengalahkan atlet asal Team Lakay, tempat bernaungnya para juara bela diri Filipina. Kemenangan atas atlet berkaliber tinggi bisa menjadi penebusan yang bagus bagi karier Paul.

3. Tempat latihan baru
4 Alasan Mengapa Paul Lumihi bisa Kalahkan Jhanlo

Jelang laga nanti, Paul menjalani sebuah suasana berbeda. Kali ini, ia berlatih di SOMA Fighting Club Bali bersama para seniman bela diri elite dari dalam dan luar negeri. Latihan intensif selama kurang lebih tiga bulan di Pulau Dewata tidak hanya mempersiapkan Paul secara fisik, tetapi juga mental serta rasa percaya dirinya. Menarik ditunggu hasil latihan Paul untuk perkembangan kemampuannya sejauh ini.

4. Kehadiran buah hati
4 Alasan Mengapa Paul Lumihi bisa Kalahkan Jhanlo

Ada sebuah pengorbanan besar yang Paul lakukan jelang laga ini. Ia harus jauh dari keluarga dan meninggalkan istrinya yang tengah hamil besar. Pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, ini pun terpaksa melewatkan masa melahirkan sang istri demi berlatih di Bali. Sebuah kemenangan akan menjadi hadiah manis bagi sang istri dan bayi laki-lakinya.

“Saya kali ini bertarung untuk kebanggaan keluarga saya, jauh lebih besar dari kebanggaan yang diperjuangkan oleh Jhanlo. Itulah kenapa saya merasa fight ini sangat penting dan saya akan menang karena saya meninggalkan keluarga, istri dan anak saya untuk persiapan di Bali selama dua bulan lebih,” ungkap Paul.

5. Livestreaming ONE: WINTER WARRIORS II
🔴 [Watch In HD] ONE: WINTER WARRIORS II - YouTube

ONE: WINTER WARRIORS II dapat disaksikan lewat ONE Super App dan Youtube ONE Championship mulai pukul 19:30 WIB pada Jumat, 17 Desember. Laga Paul Lumihi melawan Jhanlo akan menjadi laga pembuka main event dalam ajang yang dihelat di Singapore Indoor Stadium tersebut.

Paul kemudian memutuskan untuk membawa hasil latihan bela diri ini dan menguji dirinya dalam seni bela diri campuran. Segera, ia meraih kesuksesan besar dengan menjadi salah satu atlet tak terkalahkan dari tahun 2016 sampai 2018 dan meraih gelar juara featherweight dalam sebuah promosi regional di Indonesia, serta mempertahankan gelar ini sebanyak empat kali.

Dengan latar belakangnya yang bervariasi, termasuk kung fu, taekwondo, wushu dan Muay Thai, Paul membawa kemampuan serangan stand-up yang brilian ke dalam ring ONE Championship. Julukannya, “The Great King,” mencerminkan mimpinya untuk menjadi atlet Indonesia pertama yang menjadi Juara Dunia di ONE, serta mengukuhkan posisinya sebagai atlet terbaik dalam disiplin olahraga ini.