Kapan Waktu Terbaik Berolahraga di Bulan Ramadan?

Kapan Waktu Terbaik Berolahraga di Bulan Ramadan?

Kapan Waktu Terbaik Berolahraga di Bulan Ramadan?Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh/jasmani seseorang, maupun mental (misalkan catur). Olahraga dapat dilakukan secara individual maupun beregu.

Mempertahankan rutinitas normal selama Ramadan terkadang sangat sulit. Puasa yang menyebabkan rasa haus, lapar, dan membuat tubuh menjadi lemas.

Lalu, pola tidur yang berubah akibat bangun sahur terkadang menjadi salah satu alasan malas berolahraga. Agar tetap sehat selama Ramadan, kamu tetap harus meluangkan waktu untuk berolahraga.

Selain membantu meningkatkan energi, juga metabolisme kamu stabil. Club388 Indonesia merangkum waktu terbaik untuk kamu berolahraga di bulan Ramadan!

1. 90 menit sebelum matahari terbenam
1. 90 menit sebelum matahari terbenam

Melansir dari thenationalnews.com, latihan terbaik dilakukan sebelum buka puasa. Jika kamu lemas, kamu bisa melakukan olahraga ringan, seperti yoga.

Olahraga pun bisa kamu lakukan setidaknya 1 jam. Kamu bisa merasakan manfaat beroalhara di bulan Ramadaan.

2. Setelah makan malam 
2. Setelah makan malam 

Kamu bisa berolahraga setelah makan malam. Atau setelah salat tarawih. Jika merasa kekenyangan, jangan lakukan cardio.

Kamu bisa melatih otot kamu. Biasanya saat puasa, tubuh akan kekurangan massa otot. Dengan olahraga ini, kamu bisa tetap menjaga bentuk tubuh kamu.

3. Antara 11 malam atau sebelum 2 dini hari
3. Antara 11 malam atau sebelum 2 dini hari

Jika kamu belum merasa mengantuk, kamu bisa melakukan olahraga di antara pukul 11 malam, atau sebelum 2 dini hari.

Bulan Ramadan, membuat pola tidur berubah. Jadi, jangan heran olahraga pun bisa dilakukan dini hari. Pilihlah olahraga yang ringan ya.

Setelah perut kenyang, dan kamu merasa terhidrasi. Namun jangan lansung tidur setelah berolahraga, kamu bisa salat tahajud dulu.

4. Sebelum sahur
4. Sebelum sahur

Waktu olahraga terbaik saat bulan Ramadan yaitu sebelum sahur, sekitar pukul 3 hingga 4 dini hari. Dengan cara ini, kamu akan memiliki energi dari makanan berbuka. Jadi, perut tidak sepenuhnya kosong.

Setelah kamu selesai berolahraga, kamu bisa makan sahur untuk mengisi `bahan bakar`. Metode ini juga akan membuat kamu mendapatkan energi sepanjang hari.

5. Jenis latihan apa yang harus kamu lakukan?
5. Jenis latihan apa harus kamu lakukan

Jika kamu berolahraga sebelum buka puasa, lakukan cardio ringan seperti jogging, bersepeda atau yoga selama 20 hingga 45 menit. Atau jika kamu lebih suka pelatihan intensitas tinggi, kamu dapat melakukan latihan berat badan 10-20 menit.

Jika kamu ingin latihan beban, disarankan untuk melakukannya setelah berbuka puasa. Olahraga angkat beban memerlukan kekuatan. Tentu saja, kamu tidak boleh melakukannya ketika perut kosong atau kekurangan glikogen.

Jika kamu tetap nekat melakukan angkat beban saat puasa, berdampak negatif membahayakan pertumbuhan otot. Tubuh kamu akan memecah protein.

Kamu tetap harus berolahraga selama bulan Ramadan, tapi jangan terlalu memaksakan diri. Setidaknya, kamu harus mengetahui batas kemampuan tubuh kamu!