Inilah Sejarah Olahraga Tenis Meja dan Cara Permainannya

Inilah Sejarah Olahraga Tenis Meja dan Cara Permainannya

Inilah Sejarah Olahraga Tenis Meja dan Cara Permainannya – Tenis meja, atau ping pong, adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan. Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan permainan bola tenis. Permainan yang membutuhkan bet (seperti raket kecil), bola kecil serta meja yang terlihat seperti lapangan.

Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut bet, sebuah bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja. Permain ini biasanya akan diajarkan di kelas 7 atau kelas 1 SMP dan dipraktikkan di sekolah ketika siswa berada di kelas 9 atau kelas 3 SMP. Namun, jika ingin mencoba permainan tenis meja lebih dini, kamu bisa langsung mengikuti kursus tenis meja.

Olahraga ini pun kerap mengadakan turnamen kejuaraan. Bahkan, olahraga tenis meja ini menjadi salah satu cabang lomba di olimpiade.  Sebelum bermain, coba simak beberapa informasi tentang tenis meja yang telah apk idn poker rangkum ini yuk!

1. Pengertian tenis meja 
1. Pengertian tenis meja 

Tenis meja adalah suatu olahraga yang dimainkan oleh dua orang atau dua pasangan yang berlawanan menggunakan bet dan bola kecil. Ukuran bola yang digunakan dalam olahraga ini membuat tenis meja masuk ke dalam kategori olahraga bola kecil.

Bola tersebut terbuat dari celluloid. Bola kecil ini juga sering disebut bola pingpong. Maka dari itu, olahraga ini sering juga disebut dengan pingpong.

Hal itu membuat tenis meja sering pula disebut dengan olahraga bola pingpong.

2. Sejarah tenis meja dunia 
2. Sejarah tenis meja dunia 

Permainan tenis meja pertama kali dipopulerkan oleh bangsa Inggris. Tepatnya mulai tahun 1880-an atau abad ke-19.

Permainan tenis meja ini merupakan alternatif permainan di dalam ruangan ketika musim dingin tiba. Tak hanya itu, olahraga ini pun kerap dimainkan oleh orang kelas atas sebagai permainan indoor saat selesai makan malam.

Untuk di Indonesia sendiri, organisasi tenis meja mulai didirikan pada tahun 1939 dengan nama PPPSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia). Kemudian, pada tahun 1958 diganti menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia).

Seiring berjalannya waktu, tenis meja akhirnya diperkenalkan sebagai salah satu cabang olahraga di olimpiade sejak tahun 1988. Dengan formasi permainan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, serta ganda putri.

3. Cara bermain 
3. Cara bermain 

Untuk bermain tenis meja membutuhkan satu meja pingpong, satu bola pingpong serta satu bet untuk masing-masing pemain.

Setiap pemain harus memukul bola menggunakan bet dengan cara memantulkan ke meja tenis.

Misalnya pemain A mendapat poin 11 dan pemain B mendapat poin 9 atau dibawahnya. Jika terjadi deuce (seri), poin melaju ke angka berikutnya hingga menciptakan selisih 2, misalnya 13-11, 15-13.

4. Teknik tenis meja 
4. Teknik tenis meja 

Freepik

Adapun beberapa teknik dasar teknik meja seperti berikut ini.

1. Grip 

Grip adalah cara seorang pemain memegang bet. Ada dua teknik grip, antara lain:

1. Teknik Memegang bet seperti berjabat tangan (shakehand grip) 

Teknik pertama ini merupakan teknik memegang bet yang sering banyak digunakan. cara memegang bet ini seperti sedang berjabat tangan dengan seseorang. Posisi ibu jari berlawanan dengan jari telunjuk.

Teknik ini sangat efektif untuk menyerang dan bertahan. Sebab, pemain dapat dengan mudah memukul dengan kuat ke semua sudut meja lawan. Selain itu, dengan grip ini pemain akan dengan mudah melakukan forehand stroke dan backhand stroke tanpa mengubah grip.

2. Teknik Memegang bet seperti memegang tangkai pena (penholder grip)

Cara memegang bet dengan teknik ini seperti sedang memegang bolpoin. Posisi ibu jari dan telunjuk seperti memegang bolpoin dan posisi jari lainnya terselip pada bagian bet lainnya.

DEngan menggunakan cara ini, pemain hanya dapat menggunakan satu permukaan bet. Teknik memegang bet ini sangat efektif untuk pukulan forehand tetapi kurang efektif untuk pukulan backhand.

Biasanya teknik memegang ini hanya digunakan untuk pemain dengan tipe bertahan.

3. Seemiller Grip atau American Grip

Teknik memegang bet yang terakhir ini sebenarnya mirip dengan shakehand grip. Bedanya pada seemiller grip bet bagian atas diputar dari 20 hingga 90 derajat ke arah tubuh serta jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet.

5. Peraturan permainan tenis meja 
5. Peraturan permainan tenis meja 

Dilansir dari laman Pongfit, berikut ini beberapa peraturan dalam permainan tenis meja.

  1. Permainan pingpong dimainkan hingga 11 poin. Pada umumnya nilai terbaik akan diambil tiga dari lima pertandingan terbaik.
  2. Jika poin seri atau deuce dengan nilai poin 10-10, maka pemain diharuskan untuk melakukan servis secara bergantian.
  3. Jika bola telah dilempar dan dipukul, namun ternyata pukulan meleset maka poin akan menjadi milik lawan.
  4. Jika bola memantul dua kali atau lebih di area lawan serta memantul ke samping bahkan menyentuh garis tepi, maka poin akan menjadi milik pemain.
  5. Bola yang di-service harus memantul di bagian kanan area lawan. Khusus untuk pertandingan kategori ganda, tim harus bertukar tempat setelah melakukan pukulan servis sebanyak dua kali.
  6. Jika saat rally point (permainan berlangsung lama karena para pemain mempertahankan posisi bola) bola terkena jaring atau net, maka lemparan itu akan dianggap sah.
  7. Saat pertandingan kategori ganda, kedua pemain wajib memukul bola secara bergantian. Bola pingpong harus dipukul saat memantul pada meja. Jika salah satu pemain memukul bola sebelum memantul, maka poin akan menjadi pihak lawan.
  8. Saat rally point atau saat melakukan service bola memantul ke atas jaring dan mengenai area lawan dan lawan tidak memberikan serangan balik, maka itu akan menjadi poin tambahan untuk pemain.
  9. Bagian tubuh yang boleh terkena bola dalam permainan tenis meja adalah area di bawah pergelangan tangan dan jari. Jika bola terkena tangan atau paddle, maka poin akan tetap dianggap sah.
  10. Pemain tenis meja tidak boleh menyentuh meja papan kecuali tangan (area bawah pergelangan tangan) yang digunakan untuk membawa bet.
  11. Meskipun bola memantul ke samping dan mengenai bagian tepi atas permukaan meja, poin akan tetap dianggap sah.
  12. Jika wasit tidak hadir selama pertandingan dan pemain merasa kurang setuju dengan hasil pertandingan. “Honor system” dapat diberlakukan hingga semua pemain setuju dengan hasil pertandingan.