Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Menerima Penghargaan BWF

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Menerima Penghargaan BWF

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Menerima Penghargaan BWF – Federasi Bulu Tangkis Dunia  adalah organisasi internasional untuk olahraga bulu tangkis. Organisasi ini didirikan pada tahun 1934 sebagai Federasi Bulu Tangkis Internasional (International Badminton Federation) dengan 9 anggota meliputi Kanada, Denmark, Inggris, Prancis, Irlandia,  Belanda, Selandia Baru, Skotlandia, dan Wales.

Kini, anggotanya bertambah hingga 165 asosiasi bulu tangkis negara dari berbagai belahan dunia. Pertemuan Umum Luarbiasa yang digelar di Madrid  pada 24 September 2006 menetapkan nama baru yang digunakan hingga sekarang, Badminton World Federation (BWF). BWF World Tour Finals 2021 mulai memasuki babak akhir penyisihan grup.

Turnamen yang digelar di Bali ini masih akan berlangsung hingga Minggu  mendatang. Indonesia sudah memastikan satu tiket ke semifinal BWF World Tour Finals 2021 melalui ganda putri andalannya. Berikut lima fakta kemenangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di BWF World Tour Finals 2021:

1. Menang atas pasangan Thailand pada laga perdana
Lolos ke Semifinal, 5 Fakta Kemenangan Greysia/Apriyani di WTF 2021

Pada laga perdana, Greysia Polii/Apriyani Rahayu bermain sangat gemilang. Ganda putri terbaik Indonesia ini mampu mengalahkan pasangan Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.

Tidak mau menghabiskan banyak tenaga, Greysia/Apriyani menang dua set langsung dengan skor 21-15 dan 21-12 atas pasangan yang diunggulkan di posisi pertama itu. Hasil ini memperpanjang kemenangan Greysia/Apriyani atas ganda putri terbaik Thailand tersebut.

2. Harus mengakui keunggulan lawan pada laga kedua
Lolos ke Semifinal, 5 Fakta Kemenangan Greysia/Apriyani di WTF 2021

Pada laga kedua, Greysia/Apriyani berhadapan dengan pasangan Korea Selatan, Kim So Yeong/Kong Hee Yong. Meski sudah mencoba melakukan permainan terbaiknya, Greysia/Apriyani mengakui bahwa pasangan Korea memang tampil lebih baik.

Ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini kalah dua set langsung dengan skor 15-21 dan 18-21. Kekalahan pada laga kedua ini membuat Greysia/Apriyani harus berjuang ekstra pada laga penyisihan terakhir.

3. Kalahkan pasangan Malaysia dua set langsung
Lolos ke Semifinal, 5 Fakta Kemenangan Greysia/Apriyani di WTF 2021

Laga terakhir babak penyisihan ganda putri Grup A ini mempertemukan pasangan Indonesia, Gresyia Polii/Apriyani Rahayu dengan pasangan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Kedua pasang ganda putri ini sama-sama mengantongi kemenangan satu kali.

Bermain cukup ketat pada set pertama, Greysia/Apriyani mampu mengunci kemenangan dengan skor 21-18. Pada set kedua, ganda putri terbaik Indonesia ini selalu memimpin perolehan poin dan melaju dengan cepat. Greysia/Apriyani sukses mengalahkan pasangan Malaysia dengan skor akhir 21-11.

4. Berada di posisi kedua klasemen akhir Grup A
Lolos ke Semifinal, 5 Fakta Kemenangan Greysia/Apriyani di WTF 2021

Kemenangan pada laga terakhir memang sangat menentukan nasib kedua pasangan. Greysia/Apriyani yang berhasil meraih kemenangan akhirnya keluar sebagai runner-up Grup A.

Berikut klasemen akhir ganda putri Grup A:

  1. Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea)
  2. Greysia Polii/Apriyani Rahayu
  3. Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)
  4. Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand)
5. Masih menunggu lawan di semifinal
Lolos ke Semifinal, 5 Fakta Kemenangan Greysia/Apriyani di WTF 2021

Keluar menjadi runner-up dari Grup A, Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih belum mengetahui siapa lawan yang akan dihadapi di semifinal. Mereka akan menantang antara ganda putri Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, atau kembali bertemu dengan pasangan Korea, Kim So Yeong/Kong Hee Yong.

Sementara itu, runner-up lain dari Grup B adalah pasangan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Undian babak semifinal baru akan berlangsung nanti malam ketika semua pertandingan telah selesai.

BWF meluncurkan logo terbarunya pada saat Piala Thomas dan Uber 2012. Lambang BWF yang sebelumnya diluncurkan pada bulan Juni tahun 2007, dan diresmikan pada Piala Sudirman 2007, di Glasgow, Skotlandia. Lambang tersebut didesain oleh Aboeb Luthfy, orang Indonesia, sebagai bagian dari kontes lambang selama 3 bulan yang diadakan oleh BWF.

ntor pusatnya berada di Cheltenham, Inggris Raya sejak organisasi ini didirikan. Namun pada 1 Oktober 2005, kantor pusatnya dipindahkan ke Kuala Lumpur, Malaysia. Presidennya sekarang adalah Poul-Erik Høyer Larsen.