Fakta Menarik Tentang Indonesia di Ajang Thomas Cup 2020

Fakta Menarik Tentang Indonesia di Ajang Thomas Cup 2020

Fakta Menarik Tentang Indonesia di Ajang Thomas Cup 2020 – Piala Thomas dan Uber 2020 adalah edisi ke-31 Piala Thomas dan edisi ke-28 Piala Uber, kejuaraan bulu tangkis internasional dwitahunan yang diikuti oleh tim nasional putra dan putri anggota asosiasi Federasi Bulu Tangkis Dunia.

Tuan rumah turnamen ini adalah Aarhus, Denmark. Pertandingan dimainkan di Ceres Arena. Final Thomas Cup 2020 yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, pada Minggu malam (17/10/2021) berakhir dengan kemenangan Indonesia atas China dengan skor mutlak 3-0.

Penantian panjang yang terbayarkan lewat perjuangan penuh drama sejak di partai pertama ini ternyata juga menyisakan sederet fakta yang menarik untuk diketahui. Bukan sekadar euforia kemenangan, yuk intip beberapa fakta menarik tentang Indonesia di ajang Thomas Cup 2020 berikut ini.

1. Indonesia jadi juara yang ke-14 kali

Meski Thomas Cup 2020 sempat tertunda akibat pandemi COVID-19, gelaran yang berlangsung di kota Aarhus, Denmark, ini berbuah jadi momen manis bagi Indonesia. Usai menjalani laga final yang mendebarkan melawan China, tim Thomas Indonesia akhirnya berhasil meraih kemenangan.

Menariknya, kemenangan kali ini juga menjadi gelar ke-14 untuk Indonesia sepanjang keikutsertaan di ajang Thomas Cup. Indonesia bahkan masih menjadi negara peraih gelar juara terbanyak dengan kawalan ketat dari China sebanyak 10 kali.

2. Trofi kembali setelah ‘puasa’ 19 tahun
5 Fakta Menarik Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020, Gelar ke-14!

Kemenangan tim Merah Putih di Thomas Cup 2020 menjadi gelar yang diraih kembali setelah 19 tahun. Cukup lama, terakhir Indonesia jadi juara Thomas Cup pada tahun 2002 silam.

Kini piala Thomas bisa diboyong pulang ke Tanah Air berkat perjuangan atlet, pelatih, dan segenap tim yang bertandang ke Denmark. Terima kasih tim Thomas Merah Putih.

3. Racikan line up final Thomas Cup 2020
5 Fakta Menarik Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020, Gelar ke-14!

Fakta menarik berikutnya datang dari line up yang diracik untuk menghadapi China di laga final. Meski dari nomor tunggal putra tetap menurunkan Anthony Ginting, Jonatan Christie, dan Sesar Hiren Rhustavito, partai di nomor ganda justru yang jadi pusat perhatian, nih.

Fajar Alfian/Rian Ardianto jadi ganda pertama dan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon tidak dipasangkan. Kevin justru jadi rekan tandem Daniel Marthin demi mengistirahatkan Marcus yang kelelahan usai laga semifinal yang cukup alot melawan Denmark pada Sabtu malam (16/10/2021).

Namun, racikan ini justru berhasil mempersembahkan kemenangan mutlak tanpa harus memainkan Kevin/Daniel. Meski bangga dengan kemenangan ini, duet Kevin/Daniel sebenarnya cukup memantik rasa penasaran publik. Semoga ke depannya ada kesempatan untuk menjajal racikan ini, ya.

4. Jojo jadi penentu kemenangan
5 Fakta Menarik Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020, Gelar ke-14!

Sama halnya di semifinal melawan Denmark, poin penentu kemenangan di final kontra China juga ditutup lewat perjuangan Jonatan Christie. Bahkan, laga yang dimainkan Jojo tersebut sama-sama mendebarkan karena harus melewati rubber game yang dramatis.

Layak diapresiasi, Jojo makin membuktikan diri sebagai salah satu tunggal putra kebanggaan dan andalan Indonesia. Siapa, nih, yang sempat senam jantung nonton pertandingan Jojo di final Thomas Cup 2020?

5. Bendera Indonesia diganti bendera PBSI
5 Fakta Menarik Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020, Gelar ke-14!

Di balik sukacita lagu “Indonesia Raya” bisa kembali berkumandang di Ceres Arena, ada sedikit kesedihan karena bendera Merah Putih tidak berkibar dengan megahnya. Hal ini disebabkan adanya sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) terkait ketidakpatuhan Indonesia atas permasalahan doping.

Alhasil, bendera PBSI yang akhirnya dikibarkan sebagai wakil dari bendera Indonesia dalam upacara penyerahan medali dan trofi Thomas Cup 2020. Malam final Thomas Cup 2020 menjadi momen manis perjuangan panjang dan mendebarkan dari tim putra Indonesia.

Selamat atas kemenangan yang telah dinanti selama 19 tahun dan terima kasih untuk perjuangannya. Indonesia menang, Indonesia juara! Pertandingan dimainkan di Ceres Arena. Ini merupakan pertama kalinya bagi Denmark menjadi tuan rumah turnamen Piala Thomas dan Uber dan pertama kalinya pertandingan ini diadakan di Eropa sejak tahun 1982 di Inggris.

Tiongkok merupakan juara bertahan putra, dan Jepang merupakan juara bertahan putri. Keduanya kalah di babak final, dengan Indonesia menjadi juara beregu putra dan Tiongkok menjadi juara beregu putri.

Aarhus ditunjuk sebagai tuan rumah pada November 2018 selama pertemuan Dewan BWF di Kuala Lumpur, Malaysia, di mana BWF juga memutuskan tuan rumah untuk 18 acara besar, termasuk Thomas dan Piala Uber, Piala Sudirman, Kejuaraan Dunia BWF, Kejuaraan Dunia Junior BWF, dan Kejuaraan Dunia Senior BWF pada 2019 hingga 2025.