Beginilah Cara Olahraga Treadmill Saat Sedang Hamil

Beginilah Cara Olahraga Treadmill Saat Sedang Hamil

Beginilah Cara Olahraga Treadmill Saat Sedang Hamil – Treadmill adalah sebuah alat yang umumnya dipakai untuk berjalan, berlari atau mendaki namun tetap bertahan pada tempat yang sama. Menjaga tubuh tetap sehat dan bugar selama kehamilan penting untuk menunjang kesehatan mama dan janin. Untuk itu, Mama yang mengandung sangat dianjurkan untuk tetap cukup bergerak dan berolahraga setiap harinya.

Treadmill diperkenalkan sebelum pengembangan mesin bertenaga, untuk memanfaatkan tenaga hewan atau manusia untuk bekerja, biasanya sebuah jenis dari alat giling yang dioperasikan oleh orang atau hewan yang menggerakkan treadwheel untuk menggiling biji. Selain yoga dan renang, olahraga lain yang aman, nyaman, dan cukup disukai oleh ibu hamil yang senang ke gym atau berjalan pagi adalah penggunaan alat treadmill.

Meski terlihat sederhana, tentu saja intensitas dan durasi penggunaannya selama kehamilan dianjurkan berbeda dengan sebelumnya. Jangan sembarangan, yuk simak enam tips olahraga treadmill saat hamil a la berikut ini!

1. Lakukan peregangan sebelum olahraga
1. Lakukan peregangan sebelum olahraga

Untuk mencegah kram dan nyeri otot, jangan lupa untuk melakukan peregangan ringan setiap sebelum sesi pemanasan dan seusai pendinginan dalam berolahraga ya, Ma. Hal ini berlaku untuk semua jenis olahraga, termasuk olahraga menggunakan treadmill.

Usahakan untuk melakukan gerakan peregangan yang aman bagi ibu hamil selama 3-5 menit sebelum naik ke atas treadmill agar otot-otot kaki dan perut tidak kaku, lebih siap untuk bergerak, dan meminimalkan risiko komplikasi otot selama dan seusai berolahraga.

2. Mengacu pada perkembangan olahraga sebelumnya
2. Mengacu perkembangan olahraga sebelumnya

Penggunaan treadmill sebelum kehamilan bisa berbeda-beda pada setiap perempuan. Penting untuk mengacu pada penggunaan treadmill sebelum kehamilan sebelum menentukan tingkat dan pola treadmill selanjutnya selama kehamilan.

Jika sebelumnya Mama menjalani sesi treadmill yang cukup panjang, selama kehamilan Mama perlu mengkalibrasi ulang durasi treadmill agar waktu gerakan inti lebih sedikit dari biasanya namun waktu pemanasan dan pendinginan lebih banyak. Selain itu, pastikan Mama tetap dapat berbicara dengan jelas selama olahraga sebagai tolak ukur bahwa Mama tidak melampaui batas kesanggupan tubuh.

Dengan begini, Mama bisa fokus melakukan gerakan tertentu di atas treadmill dengan baik tanpa terlalu intens dan meminimalkan risiko kelelahan.

3. Fokus pada kekuatan, bukan ketahanan
3. Fokus kekuatan, bukan ketahanan

Dalam pengaturan treadmill, Mama akan mendapat manfaat kardiovaskular dan menguatkan kaki dengan menekankan untuk melatih kekuatan dibandingkan ketahanan durasi berolahraga. Untuk melakukannya, Mama dapat fokus pada pengaturan mode incline atau menanjak dibandingkan kecepatan sabuk treadmill.

Secara general, ini adalah pengaturan treadmill yang direkomendasikan untuk ibu hamil:

  • Pemanasan selama 0-5 menit dengan kecepatan 2.5-3 mph dan tingkat incline 0-3%
  • Bagian pertama olahraga dengan perubahan kecepatan dan incline cenderung konsisten selama menit ke 5-15
  • Bagian kedua olahraga dengan perubahan incline dan kecepatan yang cenderung konsisten selama menit ke 15- 25
  • Pendinginan selama 2 menit dengan penurunan incline hingga level awal sesi olahraga

Dengan fokus pada tingkat kemiringan treadmill menggunakan mode incline, bagian ligamen sekitar area fleksor pinggul mama juga akan lebih aman dan tidak merasakan tarikan yang terlalu besar selama menggunakan treadmill.

4. Gunakan sabuk hamil
4. Gunakan sabuk hamil

Semakin besar perut mama seiring berjalannya usia kehamilan, semakin tinggi pula risiko munculnya rasa sakit selama dan setelah menggunakan treadmill. Untuk mencegahnya, Mama dianjurkan untuk menyokong perut selama menggunakan treadmill.

Gunakan sabuk hamil atau belly band sebelum berolahraga dengan treadmill untuk meringankan beban di sekitar ligamen dan menyokong bagian perut serta punggung.

5. Bantu kuatkan posisi bayi dari dalam
5. Bantu kuatkan posisi bayi dari dalam

Selain menggunakan sabuk hamil di luar perut, Mama juga dianjurkan untuk membantu menguatkan posisi bayi dari dalam menggunakan otot perut selama melakukan olahraga treadmill. Mama bisa merasakan kuatnya kontraksi otot perut naik dan turun hanya dengan membuang napas kuat melalui mulut.

Mulai lakukan latihan pernapasan sederhana untuk menguatkan otot perut sejak dini. Selain baik untuk menopang bayi selama olahraga, otot perut yang terlatih dapat mempermudah persalinan dan meminimalkan risiko sakit punggung.

6. Bawa botol minum
6. Bawa botol minum

Dehidrasi adalah ancaman terbesar yang dapat menyebabkan kelahiran prematur. Untuk menghindari kondisi dehidrasi dan suhu tubuh terlalu tinggi, penting bagi Mama untuk menjaga hidrasi dengan cukup minum air mineral, bahkan selama berolahraga menggunakan treadmill.