Beberapa Tips Aman Berolahraga Saat Dalam Masa Menstruasi

Beberapa Tips Aman Berolahraga Saat Dalam Masa Menstruasi

Beberapa Tips Aman Berolahraga Saat Dalam Masa Menstruasi

Beberapa Tips Aman Berolahraga Saat Dalam Masa Menstruasi – Siklus menstruasi adalah rangkaian perubahan yang terjadi secara alamiah dan berulang pada sistem reproduksi perempuan, khususnya indung telur (ovarium) dan rahim (uterus), yang memungkinkan terjadinya kehamilan. Siklus menstruasi mencakup siklus ovarium dan siklus uterus.

Siklus ovarium mengatur produksi beserta pelepasan sel telur dan pelepasan  estrogen dan progesteron secara teratur, sedangkan siklus uterus mengatur persiapan dan pemeliharaan lapisan rahim dalam menerima telur yang telah dibuahi sebagai tempat berlangsungnya kehamilan. Kedua siklus ini terjadi bersamaan dan terkoordinasi, biasanya berlangsung selama 21–35 hari pada perempuan dewasa dengan nilai tengah 28 hari, dan terjadi selama sekitar 30–45 tahun.

Buat kamu para cewek, pernah dengar kalau olahraga dilarang ketika sedang datang bulan? Tenang, ya, Girls, itu cuma mitos. Justru sebaliknya, aktivitas ini dapat meredakan mood swing serta nyeri perut. Olahraga saat menstruasi tetap aman sekaligus nyaman dilakukan selama kamu menjalankan lima tips berikut.

Tetap jaga kebersihan tubuh
5 Tips Aman dan Nyaman Berolahraga saat Menstruasi

Kapan pun di mana pun, menjaga kebersihan tubuh itu perlu. Apalagi selesai olahraga, tubuh pasti berkeringat. Oleh karenanya, sangat disarankan untuk memberi jeda beberapa saat setelah olahraga untuk kemudian mandi.

Dilansir Flo Healthstep by step-nya adalah mandi, mengganti underwear  dengan yang baru, dan memakai pembalut baru. Setelah itu, baru mengganti pakaian.

Pilih jenis olahraga ringan
5 Tips Aman dan Nyaman Berolahraga saat Menstruasi

Meski tetap dinilai aman, sebaiknya kamu tetap selektif memilih olahraga jenis apa yang mau dilakukan. Sebaiknya kamu hindari olahraga berat. Akan lebih baik jika pilihanmu jatuh pada aktivitas ringan seperti berenang dan jalan-jalan santai.

Boleh juga bila ingin exercise lain seperti yoga atau pilates. Studi membuktikan bahwa mereka yang melakukan yoga secara rutin mengalami lebih sedikit gejala pramenstruasi (PMS) dan mengalami lebih sedikit nyeri haid.

Pilih pembalut dan bawahan yang tepat
5 Tips Aman dan Nyaman Berolahraga saat Menstruasi

Biar olahraga tetap nyaman, memilih pembalut yang nyaman dipakai juga perlu, lho. Baik itu dalam bentuk padsmenstrual cup, atau tampon, pilih mana yang paling comfy untuk kamu.

Dan lagi, beberapa orang juga lebih memilih celana berwarna gelap lantaran kemungkinan ‘tembus’ itu pasti ada. Bila sudah memilih pembalut dan bawahan yang tepat, maka olahraga pun lancar tanpa hambatan.

Pastikan tubuh tetap terhidrasi
5 Tips Aman dan Nyaman Berolahraga saat Menstruasi

Sedang menstruasi atau gak, pastikan kamu tetap terhidrasi, ya. Jangan sampai kekurangan minum seusai kamu beraktivitas sepanjang hari. Apalagi buat kamu yang tetap mau berolahraga selama periode datang bulan.

Dilansir Medical News Today, meminum air dapat mengurangi kram perut. Terlebih di waktu tiga hari pertama haid. Kamu tetap bisa exercise dengan nyaman, deh.

Beri dirimu istirahat yang cukup
5 Tips Aman dan Nyaman Berolahraga saat Menstruasi

Say no to overexercising, Girls. Dengan olahraga berlebihan, bukan berarti kamu dapat manfaat lebih. Atur waktu exercise diimbangi dengan istirahat yang cukup. Hindari memforsir diri, ya.

Bila kamu mulai merasa lelah, mual, nyeri di perut bertambah atau ada rasa gak nyaman lainnya, jangan ragu untuk break atau sudahi beraktivitas. Lanjutkan dengan istirahat.

Sekarang udah gak ragu lagi kan, berolahraga ketika sedang haid? Dapat manfaatnya, serta tetap aman dan nyaman. Jangan khawatir, Girls. Selama tips-tips di atas kamu ingat, maka semuanya bakal berjalan lancar.

Setiap siklus memiliki beberapa fase yang didasarkan pada peristiwa di indung telur (siklus ovarium) atau rahim (siklus uterus). Siklus ovarium terdiri atas fase folikuler, ovulasi, dan fase luteal, sedangkan siklus uterus terdiri atas fase menstruasi, proliferasi, dan sekretori. Pada sekitar hari keempat belas, sel telur biasanya dilepaskan dari ovarium. Menarke (haid pertama) biasanya terjadi pada usia 12 tahun.

Siklus menstruasi dapat menyebabkan sebagian perempuan mengalami gangguan dalam kesehariannya. Mereka dapat mengalami nyeri haid, pelunakan payudara, kelelahan, dan sindrom pramenstruasi (PMS). Masalah lebih parah seperti gangguan disforik prahaid dapat terjadi pada 3–8% perempuan. Penggunaan kontrasepsi hormonal dapat memengaruhi siklus menstruasi.