Beberapa Manfaat Serta Risiko Melakukan Push Up Setiap Hari

Beberapa Manfaat Serta Risiko Melakukan Push Up Setiap Hari

Beberapa Manfaat Serta Risiko Melakukan Push Up Setiap Hari – Push up adalah suatu jenis senam kekuatan yang berfungsi untuk menguatkan otot bisep maupun trisep. Posisi awal tidur tengkurap dengan tangan di sisi kanan kiri badan. Melakukan push-up sangat bermanfaat untuk membangun kekuatan tubuh bagian atas. Push-up juga dapat melatih otot trisep, dada, punggung, dan bahu.

Kemudian badan didorong ke atas dengan kekuatan tangan. Posisi kaki dan badan tetap lurus atau tegap. Setelah itu, badan diturunkan dengan tetap menjaga kondisi badan dan kaki tetap lurus. Selain itu, push-up merupakan gerakan olahraga yang sederhana dan mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, melakukannya pun tak butuh waktu lama.

Akan tetapi, apakah melakukan push-up rutin setiap hari baik untuk kesehatan? Atau, adakah risiko kesehatan tertentu akibat push-up setiap hari? Mari simak beberapa manfaat serta risiko melakukan push up setiap hari di bawah ini.

1. Memperkuat persendian bahu
Kalau Rutin Push-Up Setiap Hari, Inilah 8 Efek yang Kamu Dapat

Push-up dapat memperkuat otot-otot di sekitar sendi bahu secara efektif. Otot dan tendon di daerah bahu memiliki tugas untuk menjaga tulang lengan atas di sendi bahu.

Alhasil, persendian dapat menjadi lebih kuat karena push-up rutin, sehingga kamu bisa lebih leluasa beraktivitas menggunakan tubuh bagian atas setiap harinya. Sebaliknya, otot bahu yang lemah dapat menyebabkan cedera otot dan tendon.

2. Meningkatkan kekuatan otot
Kalau Rutin Push-Up Setiap Hari, Inilah 8 Efek yang Kamu Dapat

Melansir Medical News Today dan Healthline, jenis push-up atau variasi gerakannya bisa meningkatkan kekuatan otot yang berbeda pula. Adapun beberapa variasi push-up tersebut beserta manfaatnya adalah:

  • Standard push-up: ini akan melatih otot, terutama otot dada. Biasanya, push-up jenis ini merupakan gambaran orang-orang pada umumnya mengenai posisi push-up. Cara melakukannya adalah dengan membuka tangan selebar bahu dan ditempatkan lurus sejajar dengan bahu. Tubuh bagian atas sejajar dengan kaki dan posisi tubuh tidak boleh berubah.
  • Wide push-up: jenis ini lebih menekankan pada latihan otot dada dan bahu. Selain itu, posisi ini mungkin lebih mudah dilakukan oleh pemula. Cara melakukannya adalah memberi jarak antara kedua tangan, lebih jauh dari posisi standard push-up.
  • Narrow push-up: variasi ini dapat menghasilkan aktivasi otot pektoralis mayor dan trisep yang lebih besar daripada jenis push-up lain. Cara melakukannya adalah dengan memosisikan tangan lebih rapat daripada standard push-up, sehingga membuat trisep lebih tegang.
  • Forward push-up: posisi ini dapat melatih otot perut dan punggung dengan baik. Cara melakukannya adalah dengan membuka tangan selebar bahu, tetapi tangan diletakkan sekitar 20 cm di depan bahu.
  • Backward push-up: posisi ini merupakan jenis push-up yang paling bermanfaat untuk meningkatkan kondisi serta kekuatan tubuh bagian atas, sebab posisi ini sangat efektif dalam melatih otot perut dan punggung. Cara melakukannya adalah dengan membuka tangan selebar bahu, tetapi tangan diletakkan sekitar 20 cm di belakang bahu.
3. Meningkatkan kesehatan jantung
Kalau Rutin Push-Up Setiap Hari, Inilah 8 Efek yang Kamu Dapat

Meningkatkan kekuatan otot dengan push-up setiap hari juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular. Sebuah studi berjudul “Association Between Push-up Exercise Capacity and Future Cardiovascular Events Among Active Adult Men” dalam JAMA Network Open tahun 2019 melaporkan adanya perbedaan signifikan antara dua kelompok laki-laki yang dapat melakukan push-up lebih dari 40 kali, dengan mereka yang hanya mampu melakukan push-up kurang dari 10 kali.

Biarpun demikian, penelitian tersebut hanya dilakukan terhadap laki-laki dewasa, sehingga masih dibutuhkan studi lanjutan untuk menguji apakah dihasilkan temuan yang sama bagi perempuan dan orang yang lebih tua.

4. Bisa membantu menurunkan berat badan dan baik untuk metabolisme
Kalau Rutin Push-Up Setiap Hari, Inilah 8 Efek yang Kamu Dapat

Menurut laporan berjudul “The Push-up” dari International Journal of Fitness, Health, Physical Education & Iron Games tahun 2015, dikatakan kalau push-up setiap hari dapat merangsang sirkulasi darah dan meningkatkan laju metabolisme. Karenanya, latihan ini dapat membakar lebih banyak kalori.

Selain itu, satu set push-up dapat meningkatkan tingkat metabolisme saat dan sesudah melakukannya. Ini tentu dapat membantu untuk menurunkan berat badan dengan cara yang sehat.

5. Dapat menyebabkan sakit punggung
Kalau Rutin Push-Up Setiap Hari, Inilah 8 Efek yang Kamu Dapat

Layaknya olahraga lain pada umumnya, selalu ada risiko dari melakukan olahraga. Jenis push-up seperti backward push-up dan forward push-up dapat melatih otot punggung bawah dan meningkatkan aktivasi otot tersebut. Namun, di balik itu ada risiko nyeri dan ketidaknyamanan di punggung bagian bawah.

Selain itu, ada pula kompresi sementara pada sendi intervertebralis di tulang belakang. Sendi ini merupakan titik temu dua bagian tulang punggung. Gerakan push-up yang berlebihan juga dapat menyebabkan keadaan aus pada cakram intervertebralis, bantalan jaringan yang memisahkan setiap bagian tulang punggung.

6. Dapat menyebabkan sakit pada pergelangan tangan
Kalau Rutin Push-Up Setiap Hari, Inilah 8 Efek yang Kamu Dapat

Rutin push-up setiap hari juga bisa menyebabkan nyeri pada pergelangan tangan. Rasa sakit ini dapat terasa di sepanjang bagian belakang pergelangan tangan ketika tangan ditekuk ke belakang. Sakit pada pergelangan tangan ini pada kebanyakan orang biasanya disebabkan oleh kista ganglion kecil atau karena adanya robekan ligamen sebagian.

Bila kamu mengalami nyeri pergelangan tangan saat atau setelah push-up, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Nantinya dokter mungkin akan menyarankan jenis olahraga yang berbeda atau varias push-up lainnya yang lebih tidak berisiko untuk pergelangan tangan.

7. Dapat menyebabkan cedera siku
Kalau Rutin Push-Up Setiap Hari, Inilah 8 Efek yang Kamu Dapat

Push-up dengan tempo yang terlalu cepat dapat menyebabkan siku menjadi tegang. Kecepatan yang lebih tinggi menghasilkan kekuatan yang lebih besar pada sendi siku, ligamen, dan jaringan sekitar lainnya, sehingga dapat meningkatkan risiko cedera di daerah tersebut.

Sebaliknya, tempo push-up yang lebih lambat justru menghasilkan aktivasi otot yang lebih besar. Maka, untuk menghasilkan peningkatan perkembangan otot yang lebih aman dan maksimal, push-up dengan tempo lambat adalah jawabannya.

8. Dapat mengalami fase fitness plateau
Kalau Rutin Push-Up Setiap Hari, Inilah 8 Efek yang Kamu Dapat

Salah satu risiko melakukan satu latihan terus-menerus setiap hari adalah terjadinya fase fitness plateau. Kondisi ini merupakan keadaan otot yang tidak lagi berkembang atau mendapatkan manfaat dari latihan yang dilakukan. Dengan demikian, push-up yang dilakukan setiap hari kemungkinan tidak lagi memberikan efek pada titik tertentu.

Untuk mencegahnya, variasi latihan selain push-up harus ditambahkan ke dalam program olahragamu. Ini akan mengaktifkan berbagai otot yang berbeda.