Beberapa Cara Bersepeda yang Aman & Efektif Bagi Ibu Hamil

Beberapa Cara Bersepeda yang Aman & Efektif Bagi Ibu Hamil

Beberapa Cara Bersepeda yang Aman & Efektif Bagi Ibu Hamil

Beberapa Cara Bersepeda yang Aman & Efektif Bagi Ibu Hamil – Bersepeda  adalah sebuah kegiatan rekreasi atau olahraga, serta merupakan salah satu moda transportasi darat yang menggunakan sepeda. Sepeda pertama kali diperkenalkan pada abad ke-19 Masehi.

Banyak penggemar bersepeda yang melakukan kegiatan tersebut di berbagai macam medan. Misalnya perbukitan, medan yang terjal maupun hanya sekadar dipedesaan dan perkotaan saja. Walau sedang hamil, perempuan tetap direkomendasikan untuk rutin olahraga. Ada ibu hamil yang senang melakukan senam hamil atau yoga.

Bagaimana dengan bersepeda, apakah olahraga ini aman untuk ibu hamil?Ternyata, bersepeda adalah salah satu olahraga yang dianjurkan banyak ahli, asalkan dilakukan dengan tepat dan aman. Apakah kamu sedang hamil dan ingin bersepeda?

Bagaimana pendapat ahli mengenai bersepeda saat masa kehamilan?
5 Tips Bersepeda saat Hamil yang Aman dan Nyaman

Berdasarkan keterangan dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), olahraga memiliki manfaat dalam mengurangi risiko diabetes gestasional, preeklamsia, dan kelahiran sesar.

Selain itu, bersepeda juga masuk dalam daftar olahraga yang disarankan oleh ACOG, sehingga ini menjadi bukti bahwa bersepeda adalah salah satu aktivitas fisik yang dianjurkan untuk ibu hamil oleh dokter. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang tetap harus diperhatikan agar bersepeda tetap aman dan nyaman.

Bersepeda indoor atau outdoor, kenali risikonya
5 Tips Bersepeda saat Hamil yang Aman dan Nyaman

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ibu hamil tidak dilarang untuk bersepeda, malah dianjurkan bila kondisinya fit dan memungkinkan.

Dilansir Healthline, seorang OB-GYN, Brittany Robles, MD., mengatakan bahwa bersepeda indoor atau yang dilakukan di dalam ruangan aman untuk ibu hamil, selama ada persetujuan dari dokter yang menanganinya.

Sementara itu, bersepeda di luar ruangan atau outdoor dikatakan memiliki risiko yang lebih serius. Kenapa? Karena ada potensi ibu hamil jatuh saat bersepeda, sehingga bisa menyebabkan trauma perut.

Apa saja manfaat bersepeda bagi ibu hamil?
Ibu Hamil Ingin Puasa Ramadhan, Apa Saran Dokter? – Info Sehat FKUI

Seperti yang dijelaskan di laman FirstCry Parenting, manfaat dari bersepeda selama masa kehamilan meliputi:

  • Membantu mengatasi kelelahan, insomnia, varises, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.
  • Dapat mengurangi risiko diabetes gestasional atau diabetes yang terjadi selama kehamilan.
  • Membantu membuang racun dari tubuh, mengurangi stres, dan meningkatkan sirkulasi darah serta asupan oksigen yang juga mendukung pertumbuhan janin.
Mau bersepeda? Pastikan untuk mengikuti tips ini!
5 Tips Bersepeda saat Hamil yang Aman dan Nyaman

Nah, buat ibu hamil yang ingin bersepeda, lakukan tips berikut ini supaya aktivitas tersebut aman dan yang didapat cuma manfaatnya saja, ya!

  • Konsultasikan dengan dokter yang merawat. Ini wajib untuk mengetahui status kesehatan ibu hamil dan apakah memungkinkan untuk melakukan olahraga seperti bersepeda.
  • Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Caranya dengan mengenakan pakai yang nyaman atau yang memang diperuntukkan untuk ibu hamil, serta selalu membawa botol air agar bisa segera minum saat haus.
  • Ubah pengaturan sepeda. Karena perubahan fisik, ibu hamil harus mengubah pengaturan sepeda agar bisa bersepeda dengan nyaman.
  • Turunkan intensitas olahraga. Selama hamil, akan lebih baik bila perempuan tetap membatasi waktu olahraga agar tidak terlalu menguras energi.
  • Perhatikan setiap gejala yang dirasakan. Bila merasa mual, pusing, atau gejala lainnya, segera berhenti mengayuh sepeda dan beristirahatlah.
Stop bersepeda jika ibu hamil mengalami ini
5 Tips Bersepeda saat Hamil yang Aman dan Nyaman

Ibu hamil harus segera berhenti bersepeda bila mengalami salah satu gejala ini:

  • Kontraksi yang menyakitkan atau teratur.
  • Pusing atau pingsan.
  • Sesak napas (baik sebelum berolahraga atau yang tidak mereda setelah berolahraga).
  • Sakit dada.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri yang tidak biasa atau baru.
  • Pendarahan atau keluarnya cairan dari vagina.
  • Bengkak, terutama di otot betis.
  • Kelemahan otot yang memengaruhi keseimbangan.

Bersepeda  dikenal sebagai salah satu jenis olahraga sekaligus alat transportasi yang menyenangkan. Selain menyehatkan jantung, bersepeda di luar ruangan juga memungkinkan untuk melihat pemandangan. Tetapi, apakah bersepeda aman dilakukan ibu hamil (bumil)?

Meskipun sebelumnya sering dan mahir bersepeda, tetapi Bumil perlu ingat bahwa kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan menjadi berkurang saat hamil. Begitu juga dengan pusat gravitasi pada tubuh Bumil. Risiko Bumil untuk terjatuh menjadi lebih besar dan jika ini sampai terjadi, ada ragam bahaya yang mengintai.

Jadi, kapan waktu yang tepat untuk Bumil bersepeda? Bersepeda saat hamil masih dianggap aman saat hamil trimester pertama. Pada masa ini, bobot tubuh Bumil belum bertambah secara signifikan, sehingga Bumil juga dapat bersepeda dengan lebih nyaman. Pada usia kehamilan ini pula, keseimbangan tubuh dan pusat gravitasi Bumil belum mengalami perubahan yang besar sehingga risiko untuk terjatuh lebih kecil.

Jadi, olahraga memang dianjurkan untuk ibu hamil bila memang dalam kondisi fit dan mampu. Untuk amannya, pilihlah untuk bersepeda di dalam ruangan atau indoor cycling, dan tak lupa untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum melakukannya. Tak lupa, ikuti tips bersepeda saat hamil di atas, tahu kapan harus berhenti, dan cek kehamilan secara rutin, ya!